Follow
Follow

Business Valuer Assistant Itu Apa? Ketahui Posisi dan Jabatan di KJPP 2025

Kenali Business Valuer Assistant: tugas, posisi di KJPP, syarat, dan estimasi gaji untuk karier asisten penilai bisnis.
Kenali Business Valuer Assistant: tugas, posisi di KJPP, syarat, dan estimasi gaji untuk karier asisten penilai bisnis.

Peminat karier di dunia penilaian aset dan bisnis semakin meningkat. Selain profesi Business Valuer, banyak orang juga mencari tahu Business Valuer Assistant itu apa dan bagaimana peran jabatan ini di lingkungan KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik).

Business Valuer Assistant atau asisten penilai bisnis memegang peranan penting dalam mendukung proses valuasi agar hasilnya valid, profesional, dan dapat dipertanggung jawabkan. Oleh karena itu, pekerjaan ini membutuhkan akurasi tinggi.

Selain itu, banyak perusahaan merekrut tenaga valuasi untuk memenuhi kebutuhan analisis nilai aset, bisnis, maupun properti. Oleh sebab itu, memahami tugas, syarat, serta posisi struktural asisten penilai bisnis menjadi langkah awal bagi siapa pun yang ingin masuk ke profesi ini.

Mengenal Apa Itu Business Valuer Assistant

Menurut Guidance Notes on Business Valuation yang diterbitkan oleh Business Valuers Association Malaysia (BVAM), business valuer adalah profesional yang menilai nilai ekonomi sebuah perusahaan. Dalam melakukan tugas, mereka bisa dibantu oleh Designated Assistant atau bisa dinamakan juga Business Valuer Assistant seperti dijelaskan LPPEH Malaysia.

Peran asisten meliputi riset awal, pengumpulan data industri, dan pencarian informasi yang relevan dengan objek penilaian. Hal ini menegaskan bahwa bantuan ini harus dilakukan secara profesional agar nilai yang dihasilkan tidak menyesatkan.

Dengan demikian, Business Valuer Assistant berperan sebagai tenaga pendukung yang mengerjakan tugas teknis, mulai dari mengumpulkan data, menganalisis laporan keuangan dasar, hingga membantu riset awal sebelum penilai utama menyusun laporan valuasi final.

Di tengah tututan ketelitian dan validitas data dalam industri penilaian bisnis, Business Valuer Assistant memainkan peran penting dalam memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar. Setiap data yang dikumpulkan memengaruhi nilai akhir yang penilai utama publikasikan.

Selain itu, asisten penilai menjadi “tulang punggung” dalam riset. Dengan dukungan mereka, penilai utama dapat fokus pada analisis strategis dan penentuan opini nilai akhir.

Peran dan Tugas Business Valuer Assistang Asisten dalam Praktik Profesional

Peran Business Valuer Assistant cukup luas. Pada banyak kasus, asisten berfungsi sebagai pengumpul data inti yang dibutuhkan untuk penilaian bisnis. Selain itu, mereka mendukung penilai utama dengan menyiapkan dokumen, menyusun model valuasi, dan membantu menghasilkan laporan akhir.

Asisten penilai menangani berbagai pekerjaan penting. Pertama, mereka melakukan riset mendalam tentang industri, perusahaan, atau aset yang dinilai. Selanjutnya, mereka menganalisis data keuangan historis untuk memahami kinerja bisnis. Selain itu, mereka memeriksa tren pasar yang berkaitan dengan objek valuasi.

Kemudian, asisten menyiapkan tabel, grafik, dan model cash-flow agar data lebih mudah dipahami. Mereka juga mengolah data aset atau properti hasil survei lapangan. Lalu yang tidak kalah penting, mereka membantu menyusun laporan valuasi yang siap ditinjau oleh valuer senior.

Meskipun asisten menangani banyak tugas teknis, penilai utama tetap wajib memverifikasi seluruh data. Asisten hanya membantu pekerjaan riset, sedangkan penilai utamalah yang harus memastikan akurasi semua data yang digunakan dalam penilaian.

Posisi dan Jabatan Business Valuer Assistant di KJPP

Struktur organisasi KJPP secara umum mengikuti pedoman industri dan regulasi OJK. Dalam dokumen “Rancangan Regulasi Profesi Penunjang di Sektor Jasa Keuangan” dari OJK, setiap KJPP harus memiliki penilai publik sebagai penanggung jawab laporan, pengawas menengah sebagai kontrol mutu internal, dan staf pelaksana sebagai tenaga operasional.

Business Valuer Assistant kemungkinan berada pada level staf pelaksana dalam struktur KJPP. Posisi ini membantu penilai senior atau penilai publik dalam seluruh proses valuasi. Meskipun aturan pemerintah tidak menyebutkan jabatan “asisten penilai” secara eksplisit, banyak KJPP menempatkannya sebagai bagian dari tim penilai.

Selain itu beberapa KJPP menggunakan istilah berbeda untuk menyebut posisi asisten penilai, antara lain Assistant Valuer, Valuer Assistant, Surveyor / Asisten Penilai, Junior Valuer.

Meskipun setiap KJPP memiliki fleksibilitas dalam menamai jabatan asisten. Namun, tugas inti mereka tetap sama yaitu mendukung aktivitas valuasi agar proses berjalan lancar dan hasilnya objektif.

Syarat Umum Menjadi Asisten Penilai di Indonesia

Setiap KJPP memiliki standar rekrutmen berbeda. Merangkum beberapa lowongan kerja untuk posisi asisten penilai di Glints, berikut beberapa persyaratan untuk posisi atau jabatan ini:

  1. Pendidikan

Banyak KJPP mengutamakan pelamar dengan latar belakang S1 Teknik Sipil, Teknik Industri, Teknik Mesin, Ekonomi, atau Manajemen. Misalnya KJPP Dino Farid & Rekan mensyaratkan lulusan S1 Teknik, sementara KJPP Amanah Semarang membuka peluang untuk lulusan D1–D4.

  1. Pengalaman Kerja

Pada posisi entry-level, pengalaman kurang dari satu tahun sudah cukup. Namun beberapa KJPP seperti Rengganis, Hamid & Rekan membutuhkan pengalaman 1–3 tahun untuk posisi Surveyor / Asisten Penilai.

  1. Kemampuan Teknis

Calon asisten penilai wajib menguasai beberapa keterampilan, antara lain mengoperasikan Microsoft Excel dengan baik, memahami konsep valuasi dasar, menulis laporan, melakukan analisis yang kuat, dan teliti dalam membaca data. Selain itu, pengalaman melakukan survei lapangan sering menjadi nilai tambah.

  1. Pelatihan dan Sertifikasi

Calon penilai publik harus mengikuti proses registrasi dan memenuhi sertifikasi sesuai ketentuan PPPK-Kementerian Keuangan. Sementara itu, calon asisten penilai tidak perlu memenuhi persyaratan seketat itu, tetapi mengikuti pelatihan valuasi atau kursus penilaian dari MAPPI dapat menambah nilai mereka.

Estimasi Gaji Asisten Penilai di Indonesia

Gaji Business Valuer Assistant berkisar mulai Rp3 juta sampai Rp6 juta per bulan.

Gaji asisten penilai di Indonesia tergantung pada wilayah kerja, pengalaman, dan jenis penilaian yang mereka kerjakan. Di Semarang, KJPP Amanah membayar gaji sekitar Rp 2.000.000–2.500.000 per bulan.

Sementara beberapa kantor lain memberi kisaran lebih tinggi, KJPP Rengganis, Hamid & Rekan yang menyediakan Rp 5.000.000–6.000.000 untuk kandidat dengan pengalaman 1–3 tahun. Untuk lulusan baru, KJPP RHR memberikan estimasi Rp 5–6 juta khusus latar belakang S1 Teknik Mesin.

Ada juga KJPP Benedictus Darmapuspita & Rekan yang membuka rentang Rp 4.500.000–6.000.000 per bulan. Dari berbagai data tersebut, gaji asisten penilai umumnya berada di kisaran Rp 3–6 juta menyesuaikan kompetensi dan beban kerja di masing-masing KJPP.

Profesi asisten penilai menawarkan peluang karier yang menjanjikan, terutama bagi individu yang tertarik pada analisis bisnis, properti, dan keuangan. Posisi ini berada di level staf pelaksana dalam struktur KJPP dan bertugas mendukung penilai utama melalui riset, survei, analisis, dan penyusunan laporan valuasi.

Contoh Peran Asisten Penilai di KJPP Indonesia

Beberapa KJPP besar di Indonesia mencantumkan deskripsi kerja yang relatif konsisten. Misalnya, KJPP Dino Farid & Rekan menyebutkan bahwa asisten penilai bertanggung jawab membantu pekerjaan penilaian dan tugas administratif terkait valuasi.

Di sektor properti, asisten penilai membantu menganalisis data, membuat model cash-flow, serta menyiapkan laporan valuasi untuk properti komersial maupun residensial. Asisten juga turun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan informasi harga pasaran, data sewa, atau perbandingan objek serupa.

Pekerjaan ini membutuhkan mobilitas tinggi, sehingga beberapa KJPP mewajibkan calon asisten penilai memiliki SIM C atau kendaraan pribadi agar mereka dapat melakukan survei lapangan dengan efektif.

Dengan memahami persyaratan, tugas, serta jenjang kariernya, Anda dapat mempersiapkan diri untuk masuk ke industri penilaian yang dinamis dan berkembang.***

Comments
Join the Discussion and Share Your Opinion
Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi Kami
Nilai Tepat, Keputusan Kuat
Punya proyek yang ingin didiskusikan atau sekadar ingin bertanya soal penilaian aset? Isi formulir di bawah, dan saya akan segera menghubungi Anda.
Hubungi Saya